Category: Soil Trivia (page 1 of 3)

SPLaSH, Aplikasi Teknik Konservasi Kawasan DAS

splash

Kerusakan lahan pada kawasan DAS yang terus bertambah setiap tahunnya telah menimbulkan banjir, kekeringan, serta menurunnya produktifitas lahan. SPLaSh (Sistem Pengelolaan Lahan sesuai Harkat) merupakan program perencanaan aplikasi teknik konservasi tanah dan air secara tepat dan cepat sesuai kondisi biofisik lahan dan mampu memberikan rekomendasi pegelolaan sumberdaya lahan berdasarkan eksisting data lahan. Manfaat: Merancang dan mengelola suatu kawasan DAS berdasarkan erosi dan sedimentasi sehingga kerusakan lahan dapat dihindarkan dan penggunaan lahannya dapat lestari. Keunggulan: 1) Program ini dirancang untuk menduga erosi dan sedimentasi pada skala DAS, 2) Pemilihan teknik konservasi tanah dan air yang, dan 3) direkomendasikan mempertimbangkan nilai Tolerable Soil Loss (TSL), sedimentasi, dan aspect dari Digital Elevation Model (DEM), dan 4) Paket program yang mudah bagi pengguna (users).

 

Sumber :  http://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/en/produk-mainmenu-28/perangkat-lunak-mainmenu-47

Share/Bookmark

Inovasi Teknologi Pembenah Tanah Zeolit untuk Memperbaiki Lahan Pertanian Terdegradasi

1505114085255

Pakar pertanian di Indonesia telah menyadari bahwa setelah empat dekade seiiring dengan revolusi hijau yang menggunakan pupuk anorganik dan insektisida terbukti telah merusak tanah dan mencemari lingkungan. Kerusakan tanah yang dimaksud adalah kerusakan sifat fisika, kimia, dan biologi tanah. Kerusakan sifat-sifat tanah tersebut satu sama lain saling berkaitan, dimana bermula dengan penurunan kandungan C-organik tanah yang mengakibatkan kerusakan struktur tanah seperti penurunan permeabelitas tanah, berkurangnya populasi mikrobiologi tanah yang bermanfaat bagi tanaman, akhirnya berdampak terhadap timbulnya fenomena levelling off. Pemerintah sampai saat ini masih menunggu inovasi teknologi yang dapat memperbaiki lahan pertanian terdegradasi. Pembenah tanah zeolit sebagai salah satu inovasi teknologi yang terbukti secara teknis dapat memperbaiki kerusakan tanah dan pencemaran lingkungan. Inovasi teknologi pembenah tanah zeolit sampai saat ini belum diimplementasikan dalam kaitannya pemerintah untuk memutuskannya sebagai suatu kebijakan. Fakta teknis membuktikan bahwa pembenah tanah zeolit dapat meningkatkan hasil tanaman, bahkan takaran pupuk anorganik dapat dikurangi.

 

Sumber : http://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/en/publikasi-mainmenu-78/art

Pemanfaatan Tithonia Diversifolia (Hemsley) A Gray untuk Perbaikan Tanah dan Produksi Tanaman

1505114065066

Tithonia diversifolia (Hemsley) A. Gray merupakan gulma tahunan yang berpotensi sebagai sumber bahan organik karena produksi biomassnya tinggi yaitu sekitar 5,6-8.1 t/ha/th dalam dua kali pengkasan., sebagai sumber hara T. diversifolia (Hamsley) A. Gray mengandung (2.7-3.59% N, 0.14-0.47% P, 0.25-4.10% K). Keunggulan tanaman ini dapat tumbuh baik pada lahan yang kurang subur. Pemanfaatannya dapat sebagai pupuk hijau ataupun melalui pengomposan. Aplikasi kompos T. diversifolia (Hamsley) A. Gray dapat meningkatkan kandungan P dan K tanah, meningkatkan produksi jagung, selada, tomat dan caisim. Disamping itu dapat berfungsi sebagai bioakumulator logam berat. Akumulasi Pb tertinggi pada akar, sedangkan akumulasi Zn tertinggi pada bagian daun. Logam berat yang lain yang diserap dalam jumlah banyak adalah Cd, Cu, Ag.

 

Sumber : http://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/en/publikasi-mainmenu-78/art/445-gray

Older posts