TEMPLATE BARU

Tanah merupakan media tumbuh bagi tanaman. Namun tanah belum tentu menyediakan semua unsur hara yang diperlukan tanaman, perlu adanya pemupukan untuk menyuplai kandungan hara dalam tanah contohnya dengan penggunaan pupuk organik. Pupuk organik berperan dalam meningkatkan kesuburan fisik, kimia dan biologi tanah serta mengefisienkan penggunaan pupuk anorganik.

 

Kualitas dan komposisi pupuk organik

Kualitas dan komposisi pupuk organik bervariasi tergantung dari bahan dasar kompos dan proses pembuatannya. Penggunaan tanaman legum baik berupa tanaman lorong (alley cropping) maupun tanaman penutup tanah (cover crop) serta bahan organik insitu, perlu diintensifkan untuk mendukung pemanfaatan pupuk organik non komersial dan pemulihan kesuburan tanah.Pemberdayaan masyarakat dan kelompok tani dalam pengadaan pupuk organik dapat dilakukan melalui: a) melatih petani membuat pupuk organik insitu yang berasal dari kotoran ternak dan sisa tanaman yang dikomposkan;b) mendorong petani melakukan diversifikasi usaha pertanian berbasis ternak; dan c) mendorong petani melakukan pengelolaan bahan organik insitu terutama pada lahan kering.

Pemanfaatan pupuk organik

 

Pemanfaatan pupuk organik telah diterapkan dalam sistem budidaya pertanian organik (organic farming) dan System of rice intensification (SRI). Pemberian pupuk organik yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik, telah diterapkan dalam sistem pengelolaan tanaman terpadu (PTT), sistem integrasi padi/palawija dan ternak (SIPT), sistem pertanian mandiri yang mengintegrasikan ternak dan tanaman crop livestock system (CLS).

 

Sumber: http://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/en/publikasi-mainmenu-78/art/1061-benah1

Share/Bookmark