Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan (ITSL) Fakultas Pertanian IPB kembali mengirimkan delegasinya pada Kompetisi Nasional Tahunan Pekan Ilmiah Mahasiswa Ilmu Tanah Nasional (PILMITANAS) yang diselenggarakan di Universitas Andalas, 10 – 17 Mei 2015. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja FOKUSHIMITI (Forum Komunikasi Mahasiswa Ilmu Tanah Indonesia) yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Selain menjadi agenda wajib bagi seluruh mahasiswa Ilmu Tanah se-Indonesia, PILMITANAS juga merupakan media berkarya mahasiswa Ilmu Tanah dan Pertanian Indonesia. Sebagai hasilnya, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai sebagai agent of change, iron stock, dan sosial control serta mampu memberikan kontribusi melalui pemikirannya untuk kebaikan serta keberlanjutan peran Ilmu Tanah di Indonesia.

Jpeg

Foto Delegasi IPB

Universitas Andalas terpilih menjadi tuan rumah PILMITANAS 2015 dengan mengusung tema “Tantangan Pertanian Masa Depan untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan yang Berkelanjutan”. Rangkaian acara dimulai dari Opening Ceremony, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Lomba Cerdas Cermat (LCC), Lomba Poster, Lomba Fotografi, Lomba Debat, Soil Judging Contest (SJC), Seminar Nasional, Penutupan, dan berakhir pada kegiatan Soil Fun (kegiatan pengabdian masyarakat dan camp). Semua lomba resmi diadakan di lingkungan kampus Universitas Andalas kecuali kegiatan Soil Fun yang diadakan di luar kampus.
Institut Pertanian Bogor merupakan salah satu dari sebelas universitas peserta yang bertarung dalam enam mata lomba PILMITANAS. Universitas peserta lain meliputi Universitas Negeri Syiah Kuala dan Universitas Sumatera Utara dari Wilayah I; Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Lampung, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Jenderal Soedirman dari Wilayah II; Universitas Gadjah Mada dan Universitas Brawijaya dari Wilayah III; serta Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Gorontalo dari Wilayah IV.
Tim LCC IPB yang beranggotakan dan Richardo Sihotang (ITSL48), Nurfajria (ITSL49) dan Moh. Zulfajrin (ITSL50) berhasil menyabet juara pertama, disusul Universitas Negeri Syiah Kuala sebagai juara kedua dan Universitas Negeri Lampung sebagai juara ketiga. Sementara itu, presentasi Tim Poster dan Fotografi IPB yang diwakili oleh Muhammad Wahyudi (ITSL49) berhasil menarik perhatian para juri dan mahasiswa, terutama dari desain poster yang digarap oleh Rian Rahmat Afwar Putra (ITSL49) menduduki peringkat ketiga.
Kompetisi terakhir dan tersulit dari rangkaian mata lomba PILMITANAS adalah Soil Judging Contest (SJC) yang berlokasi di beberapa lokasi terpisah dalam wilayah Kebun Percobaan Universitas Andalas. Selain memerlukan pengetahuan dan teknik analisis morfologi dan klasifikasi tanah yang ultracepat, tepat, dan akurat, Soil Judging Contest juga menuntut kondisi fisik dan kesehatan peserta yang prima mengingat jarak antar pos yang cukup jauh dan medan yang berat berupa kombinasi hutan, jurang dan bukit. Kendala lain yang dihadapi berupa cuaca buruk (hujan), membuat penjurian pada beberapa pos ditunda dan dilanjutkan pada malam hari di wisma tempat tinggal peserta. Meskipun mendapat tantangan dan ujian yang cukup berat, Tim SJC IPB yang diwakili oleh Muhamad Afiton (ITSL49), Muhammad Wahyudi (ITSL49), dan Nurfajria (ITSL49) berhasil merebut peringkat pertama serta mendapat pujian dari para juri terkait hasil deskripsi morfologi dan teknik klasifikasi yang lebih detail dibanding tim dari universitas lainnya.
Seluruh rangkaian lomba PILMITANAS secara resmi ditutup pada hari Jumat, 15 Mei 2015 setelah acara Seminar Nasional yang bertajuk “Menjaga Kualitas Tanah untuk Peningkatan Pangan Nasional”. Kegiatan yang dikemas dalam Talk Show ini berbentuk diskusi dan tanya jawab terbuka dengan menghadirkan para pakar dan praktisi Ilmu Tanah; utusan Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah; serta perwakilan kelompok tani. Diskusi membahas berbagai masalah dan fenomena-fenomena yang terjadi terkait tanah dan pertanian nasional yang mandiri dan berkelanjutan serta mencari alternatif solusinya dari perspektif ilmu tanah.

1
Berdasarkan akumulasi perolehan juara pada tiap cabang lomba, Universitas Padjajaran dinobatkan menjadi juara umum pada Pekan Ilmiah Ilmu Tanah Nasional tahun ini. Selain berhasil meraih Juara I pada Kompetisi Soil Debate, Fotografi Ilmiah, dan Poster Ilmiah; delegasi Universitas Padjajaran juga meraih Juara III pada Soil Judging Contest dan menjadi Juara Favorit Poster. Sedangkan IPB berhasil meraih dua gelar juara 1 yaitu pada Lomba Cerdas Cermat dan Soil Judging Contest serta gelar juara 3 untuk cabang Lomba Poster. Setelah pengumuman selesai, acara diakhiri dengan penampilan tarian khas minang serta foto bersama juri dan para peserta PILMITANAS.

 

MZF

Share/Bookmark